Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

Heurmenetika sebagai Seni Menafsir

  Heurmenetika  menurut Braten merupakan ilmu yang merefleksikan bagaimana satubkata atau satubperistiwa di masa dan kondisi yang lalu bisa dipahami dan menjadi bermakna secara nyata di masa kini dimana didalamnya terkandung aturan-aturan metodologis untuj diaplikasikan dalam penafsiran dan asumsi-asumsi metodologis dari aktivitas pemahaman. Jika dilihat dari segi bahasa, heurmenetika berasal dari bahasa Yunani hermeneia (kata benda) yang kata kerjanya adalah antara kata heurmenetic (tanpa 's ) dan heurmenetics (dengan huruf 's). Term yang pertama menunjuk pada adjective (kata sifat) yang diartikan sebagai ketafsiran, yakni menunjukan pada keadaan atau sifat yang terdapat dalam satu penafsiran. Sementara term kedua heurmenetics menunjukkan pada bentuk kata benda (noun). Kata ini mengandung tiga arti. Pertama, ilmubpenafsiran, kedua ilmu untuk pengetahuan maksud yang terkandung dalam kata-kata dan ungkapan pemikir, ketiga penafsiran yang secara khusus menunjukkan penafsiran ki...

Meneguhkan Kembali Islam Rahmatan Lil'alamin

                                   Sumber : http://bukuislamnusantara Resensi Buku Judul Buku : Membumikan Islam Nusantara Pengarang : Dr. Ali Masykur Musa   Islam hadir menjadi agama pelengkap dari agama terdahulu. Kedatangan agama Islam membawa warna baru ditengah peradaban masyarakat. Penyebaran Islam khususnya di tanah Jawa dibawa oleh walisongo. Agama yang dibawa oleh para wali yang berjumlah sembilan tersebut disebarkan dengan cara damai. Kedatangan Islam yang sebelumnya sudah terdapat agama Hindhu-Budha di tengaj masyarakat membuktikan bahwa agama Islam memiliki nilai ajaran pluralisme. Pluralisme diartikan sebagi sebuah faham yang mengakui adanya keanekaragaman (pluralitas) hingga membutuhkan sikap toleran dan saling menghargai satu sama lain.    Buku karya Ali Masykur Musa ini menyajikan lima bagian utama. Bagian pertama, relasi Islam terhadap doktrin k...