Langsung ke konten utama

Heurmenetika sebagai Seni Menafsir

 Heurmenetika menurut Braten merupakan ilmu yang merefleksikan bagaimana satubkata atau satubperistiwa di masa dan kondisi yang lalu bisa dipahami dan menjadi bermakna secara nyata di masa kini dimana didalamnya terkandung aturan-aturan metodologis untuj diaplikasikan dalam penafsiran dan asumsi-asumsi metodologis dari aktivitas pemahaman. Jika dilihat dari segi bahasa, heurmenetika berasal dari bahasa Yunani hermeneia (kata benda) yang kata kerjanya adalah antara kata heurmenetic (tanpa 's ) dan heurmenetics (dengan huruf 's). Term yang pertama menunjuk pada adjective (kata sifat) yang diartikan sebagai ketafsiran, yakni menunjukan pada keadaan atau sifat yang terdapat dalam satu penafsiran. Sementara term kedua heurmenetics menunjukkan pada bentuk kata benda (noun). Kata ini mengandung tiga arti. Pertama, ilmubpenafsiran, kedua ilmu untuk pengetahuan maksud yang terkandung dalam kata-kata dan ungkapan pemikir, ketiga penafsiran yang secara khusus menunjukkan penafsiran kitab suci.
   Terdapat spekulasi historis bahwa kata ini berkaitan dengan nama dewa Yunani, Hermes. Ia adalah penghubung sang Maha Dewa di langit yang membawa pesan kepada manusia di bumi. Sehingga hermeneuin berarti menyampaikan penyampaian pesan dan penyampaian berita. Dalam Islam peran hermes seperti peran Nabi utusan Tuhan yang bertugas sebagai juru penghubung dan penerang untuk menyampaikan pesan ajaran Tuhan kepada manusia. Pengasosiasian hermeneutik dengan hermes sekilah menunjukkan adanya tiga unsur aktivitas penafsiran yaitu : 1) tanda, pesan atau teks menjadi sumber atau bahan dalam penafsiran yang diasosiasikan dengan pesan yang dibawa oleh Hermes. 2) perantara atau penafsir, 3) penyampaian pesan itu oleh sang perantara agar bisa dipahami dan sampai kepada yang menerima. Ketiga unsur inilah yang dipakai untuk memahami teks dan bagaimana pemahaman dan penafsiran itu ditentukan oleh anggapan-anggapan dan kepercayaan yang menerima dan menafsirkan teks.
   Istilah hermeneutika sebagai 'ilmu tafsir' muncul sekitar abad ke-17. Mulanya istilah ini diperkenalkan oleh Johan Konrad Dannhauer, seorang teolog asal Straburg, Jerman. Pada awalnya dalam penerapan tafsir hermeneutika terdapat dua golongan yang menerima dan menolak hadist. Terdapat dua alasan kalangan yang menolak penggunaan tafsir hermenutika. Pertama, adanya perasaan Self sufficiency yaitubapa yang telah ada dalam tradisi keilmuan Islam telah cukup lengkap untuk membedah apa saja. Kedua, adanya motif Self defence  yaitu pertahanan dari daribelemen luar yang mendistorsi khazanah tradisionam yang telah dijunjung tinggi.  Sedang golongan yang menerima adanya hermeneutika beralasan bahwa dalam penggunaab heemeneutik adalah hal yang wajar, karena dengan hermeneutik manusia dapat memahami atau menafsirkan ayat-ayat atau hadist lada zaman Nabi yang kemudian diterapkan pada saat ini. Bisa disimpulkan bahwa hermeneutika meruapakan alat untuk menjembatani antara zaman dahulub(past) dengan saat ini (now).
(Iswatun Ulia_Uinws) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Bertambah Usia

source: pinterest.com “ Bertambah usia berarti bertambah pula syukur kepada Tuhan..” Hari ini, tepat seperempat abad usiaku. Pada tanggal dan bulan ini, aku dilahirkan ke dunia dari rahim perempuan yang sangat luar biasa. Didampingi oleh laki-laki yang luar biasa pula. Perempuan dan laki-laki yang sampai saat ini dan selamanya aku panggil sebagai ‘Ibu’ dan ‘Bapak’. Dearst, Terimakasih banyak atas ucapan-ucapan, atas doa-doa yang dipanjatkan, atas segala harapan-harapan yang baik. Semoga Tuhan mengabulkan menjadi kebaikan-kebaikan yang memberi manfaat, tidak hanya untuk diriku tetapi juga mereka yang berada disekelilingku. Mohon maaf dengan sangat, apabila aku tidak membalas. Tapi percayalah aku dengan amat sangat bahagia mendapatkan ucapan dan doa-doa itu. Dan aku, dengan penuh kesadaran diriku, melangitkan doa yang sama kepadamu untuk segala kebaikan-kebaikan mu. Bertambahnya usiaku saat ini, aku hanya ingin mengalienasi diri dari ceremony ucapan, pula perayaan. ...

Maya, Selamat Wisuda

Source : ig @mayasofiachaca Malam ini, di dalam ruang kamar yang tidak terlalu terang namun cukup pencahayaan, akan kuceritakan tentang seseorang, yang jika ku hitung sudah sekitar lima tahun aku dan dia berada di Kota Lumpia ini. Kami dipertemukan dalam sebuah wadah organisasi mahasiswa (Pers Kampus). Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu, aku sempat menuliskan sajak untuknya. Tepat, di wisudanya pula saat meraih gelar Diploma. Perempuan, yang dengan segala semangat, kegigihan dan ketekunannya melancong dari Kota Bika Ambon menuju Kota Lumpia dengan membawa segudang mimpi yang ingin ia capai. Entah bagaimana tangan Tuhan bergerak, yang pasti Ia adalah sutradara yang paling handal. Aku tahu betul, dia adalah perempuan yang sangat gigih, mandiri, dan ceria. Dia sangat ambisius untuk mencapai hal-hal yang positif, termasuk di antaranya adalah  kompetisi dan prestasi. Terbukti, banyak prestasi yang sudah dicapai, aku akan mencoba mengingatnya, sebatas yang ku tahu. Di ...

Mencintai Adalah Suatu Keputusan

Source: http://pinterest.com   “Sekuntum bunga tak akan merekah indah tanpa sinar matahari, sebagaimana manusia tak akan mampu hidup tanpa cinta” - Max Muller  Konon, pelajara dasar pertama untuk menjadi manusia yang bermanfaat adalah konsisten menerapkan prinsip memberi sebanyak mungkin dan menerima (meminta) sedikit mungkin. Suatu contoh klasik yang layak menjadi acuan kita adalah perilaku Ibu terhadap anak-anaknya. ‘Dari segala pemberian atau hadiah yang ditawarkan kehidupan, kasih sayang Ibu adalah hadiah terbesar’. Ia memberi segalanya tanpa pamrih apapun, tanpa mengharapkan balasan apapun. Semua dilakukan semata-mata karena kasih sayang tiada tara terhadap anak-anaknya. Cinta kasih sejati adalah memberi.  Sebagian besar manusia senantiasa mendambakan cinta dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana manusia mengharapkan udara bersih yang menyehatkan hidup dan kehidupan. Namun, dalam realita kehidupan, terdapat pula orang yang seakan-akan tak mengenal cinta kepada sesam...