Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Maya, Selamat Wisuda

Source : ig @mayasofiachaca Malam ini, di dalam ruang kamar yang tidak terlalu terang namun cukup pencahayaan, akan kuceritakan tentang seseorang, yang jika ku hitung sudah sekitar lima tahun aku dan dia berada di Kota Lumpia ini. Kami dipertemukan dalam sebuah wadah organisasi mahasiswa (Pers Kampus). Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu, aku sempat menuliskan sajak untuknya. Tepat, di wisudanya pula saat meraih gelar Diploma. Perempuan, yang dengan segala semangat, kegigihan dan ketekunannya melancong dari Kota Bika Ambon menuju Kota Lumpia dengan membawa segudang mimpi yang ingin ia capai. Entah bagaimana tangan Tuhan bergerak, yang pasti Ia adalah sutradara yang paling handal. Aku tahu betul, dia adalah perempuan yang sangat gigih, mandiri, dan ceria. Dia sangat ambisius untuk mencapai hal-hal yang positif, termasuk di antaranya adalah  kompetisi dan prestasi. Terbukti, banyak prestasi yang sudah dicapai, aku akan mencoba mengingatnya, sebatas yang ku tahu. Di ...

Maskulinitas yang Tersembunyi dibalik Blush On dan Eye Shadow

source : google.com (Penulis: Iswatun Ulia) "What is masculinity is what men and woman do rather than what they are" (Maskulinitas adalah apa yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan) -           Morgan (Beynon, 2007) Hari ini, saya ditugaskan untuk mengikuti training of trainer (ToT) di salah satu bagian dari Ibu Kota Jakarta. Perjalanan ditempuh dengan menggunakan salah satu maskapai penerbangan Indonesia. Hidup adalah perjalanan, sebagaimana artikel yang pernah saya tuliskan di laman sebelumnya tempo lalu. Sebagaimana layaknya perjalanan, tentu ada hal baru yang bisa kita dapatkan dan pelajari. Entah apapun itu, semua bergantung pada subjek yang yang terlibat di dalamnya. Lagi-lagi, kembali saya menjadi observer pada keadaan yang memaksa. Mengapa? Karena tidak ada hal lain yang bisa saya lakukan ketika buku tidak terbawa di dalam tas. Dan dalam situasi seperti ini, ingin rasanya saya mengutuk keadaan. “Sial, ak...