Langsung ke konten utama

Hidup Adalah Sebuah Perjalanan

Source: google.com

Entah sejak kapan aku mulai hobi memperhatikan orang. Mulai dari mereka yang berjalan, mereka yang di dalam bis, bahkan siapapun yang berada pada jangkauan penglihatan ku. Namun, entah kapan hobi itu dimulai, bukanlah sebuah persoalan. Karena bagi ku, memperhatikan adalah salah satu media belajar. Dalam hal ini, adalah belajar memaknai kehidupan.

Hidup adalah sebuah perjalanan. Perjalanan dalam arti yang lebih sempit, dimaknai sebagai sebuah aktivitas, proses atau kata kerja. Coba kita perhatikan, pagi, siang, sore bahkan malam jalanan tak pernah sepi orang dan kendaraan berlalu lalang. Anak-anak yang pergi bersekolah, perempuan dan laki-laki pekerja kantoran, bahkan buruh sekalipun. Semua melakukan perjalanan untuk sebuah tujuan. Memenuhi kebutuhan hidup.

Hidup adalah sebuah perjalanan. Perjalanan untuk sampai pada sebuah ikatan relasi. Mulai dari pertemanan, persahabatan, rekan kerja bahkan pasangan hidup. Yang sering kali, dalam perjalanan ini pun, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan partner yang saling support dan mendukung satu sama lain. Dalam perkara menemukan pasangan yang pas untuk membangun cinta pun, seseorang harus dihadapkan pada kegagalan. Seringkali, mereka yang gagal lupa bahwasanya cinta itu bukan hanya perkara jatuh (baca : jatuh cinta) melainkan adalah bangun (baca: bangun cinta). Karena seseorang yang menjalin relasi karena jatuh cinta, hanya membutuhkan waktu yang sebentar. Berbeda dengan membangun cinta. Yang dalam hal ini akan membutuhkan waktu lama. Meski saya menyadari bahwa persoalan cinta adalah subjektifitas personal.

Hidup adalah sebuah perjalanan. Dalam artian perjalanan yang sejati, adalah sebuah perjalanan menuju keridhoan Tuhan. Bahwasanya segala perjalanan yang dilakukan, baik dalam memenuhi kebutuhan, mencari ilmu, perjalanan menjalin relasi, perjalanan menemukan pasangan hidup, dan segala apapun akan bermuara pada keridhoan Tuhan.

Adalah manusia yang kufur jika seseorang melakukan perjalanan tanpa diawali dengan niat yang tulus. Perlu disadari, bahwasanya seseorang yang religius bukanlah mereka yang hidup dalam simbol-simbol ketuhanan. Melainkan mereka yang selalu sadar akan keberadaan Tuhan.

Kepada engkau,
Selamat melakukan perjalanan!

(Semarang, 20 Agustus 2019; 19:16)
Dinarasikan di dalam bis, sepulang belajar di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Bertambah Usia

source: pinterest.com “ Bertambah usia berarti bertambah pula syukur kepada Tuhan..” Hari ini, tepat seperempat abad usiaku. Pada tanggal dan bulan ini, aku dilahirkan ke dunia dari rahim perempuan yang sangat luar biasa. Didampingi oleh laki-laki yang luar biasa pula. Perempuan dan laki-laki yang sampai saat ini dan selamanya aku panggil sebagai ‘Ibu’ dan ‘Bapak’. Dearst, Terimakasih banyak atas ucapan-ucapan, atas doa-doa yang dipanjatkan, atas segala harapan-harapan yang baik. Semoga Tuhan mengabulkan menjadi kebaikan-kebaikan yang memberi manfaat, tidak hanya untuk diriku tetapi juga mereka yang berada disekelilingku. Mohon maaf dengan sangat, apabila aku tidak membalas. Tapi percayalah aku dengan amat sangat bahagia mendapatkan ucapan dan doa-doa itu. Dan aku, dengan penuh kesadaran diriku, melangitkan doa yang sama kepadamu untuk segala kebaikan-kebaikan mu. Bertambahnya usiaku saat ini, aku hanya ingin mengalienasi diri dari ceremony ucapan, pula perayaan. ...

Maya, Selamat Wisuda

Source : ig @mayasofiachaca Malam ini, di dalam ruang kamar yang tidak terlalu terang namun cukup pencahayaan, akan kuceritakan tentang seseorang, yang jika ku hitung sudah sekitar lima tahun aku dan dia berada di Kota Lumpia ini. Kami dipertemukan dalam sebuah wadah organisasi mahasiswa (Pers Kampus). Sebelumnya, sekitar dua tahun yang lalu, aku sempat menuliskan sajak untuknya. Tepat, di wisudanya pula saat meraih gelar Diploma. Perempuan, yang dengan segala semangat, kegigihan dan ketekunannya melancong dari Kota Bika Ambon menuju Kota Lumpia dengan membawa segudang mimpi yang ingin ia capai. Entah bagaimana tangan Tuhan bergerak, yang pasti Ia adalah sutradara yang paling handal. Aku tahu betul, dia adalah perempuan yang sangat gigih, mandiri, dan ceria. Dia sangat ambisius untuk mencapai hal-hal yang positif, termasuk di antaranya adalah  kompetisi dan prestasi. Terbukti, banyak prestasi yang sudah dicapai, aku akan mencoba mengingatnya, sebatas yang ku tahu. Di ...

Mencintai Adalah Suatu Keputusan

Source: http://pinterest.com   “Sekuntum bunga tak akan merekah indah tanpa sinar matahari, sebagaimana manusia tak akan mampu hidup tanpa cinta” - Max Muller  Konon, pelajara dasar pertama untuk menjadi manusia yang bermanfaat adalah konsisten menerapkan prinsip memberi sebanyak mungkin dan menerima (meminta) sedikit mungkin. Suatu contoh klasik yang layak menjadi acuan kita adalah perilaku Ibu terhadap anak-anaknya. ‘Dari segala pemberian atau hadiah yang ditawarkan kehidupan, kasih sayang Ibu adalah hadiah terbesar’. Ia memberi segalanya tanpa pamrih apapun, tanpa mengharapkan balasan apapun. Semua dilakukan semata-mata karena kasih sayang tiada tara terhadap anak-anaknya. Cinta kasih sejati adalah memberi.  Sebagian besar manusia senantiasa mendambakan cinta dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana manusia mengharapkan udara bersih yang menyehatkan hidup dan kehidupan. Namun, dalam realita kehidupan, terdapat pula orang yang seakan-akan tak mengenal cinta kepada sesam...