Kepada perempuan di ujung senja, Kehadiranmu bak rembulan di balik malam Cahaya yang begitu meneduhkan Membuyarkan segala lamunan Kepada perempuan di ujung senja, Pandanganku tertuju pada genggaman Lembaran-lembaran firman Mengalun bersama atmosfer kehidupan Kepada perempuan di ujung senja, Ribuan kata tak mampu lagi terucapkan Jutaan rasa tak dapat lagi terlampiaskan Rajutan asa kini bukan lagi harapan Mahkota kedamaian kini kau persembahkan ~ Sajak untuk saudari Perempuanku, Ananda Siti Mulya Saroh (Al-Hafidz) Semarang, (24/01/2018 ; 23:40)
A Miracles comes from a Sentence